suatu ketika saat saya sekolah dulu seorang guru pernah membuat pernyataan yang kontroversial di depan kami.
"kita itu setiap melakukan sesuatu harus mengharapkan pamrih. sebenarnya yang diajarkan di pelajaran PMP (pendidikan moral pancasila) itu salah, masa kalo kita berbuat baik kita harus berbuat baik tanpa pamrih, rugi lah"
saya dan teman2 satu kelas pun bingung mendengar pernyataan guru kami itu, karena selama ini guru2 yang lain selalu menekankan agar setiap kali kita berbuat baik pada orang lain jangan pernah mengharap pamrih atau balas jasa.
"menurut saya, setiap kali kita berbuat baik kepada orang lain kita harus mengharapkan pamrih, agar kita bersemangat untuk berbuat kebaikan, dan itu wajar. tapi pamrihnya bukan dari manusia, pamrih yang kita harapkan adalah Ridho Allah swt." lanjut guru kami.
selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label just My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label just My Story. Tampilkan semua postingan
Senin, November 17, 2008
Minggu, November 16, 2008
Usul Buat Para Panitia
"saya kalo denger kajian nggak pernah bisa fokus akh, harus sambil jagain anak" curhat seorang sahabat kepada saya sambil ngendong anaknya yang hampir satu tahun sekaligus mengawasi anaknya yang lain. memang kadang sahabat saya itu bergantian dengan istrinya untuk menjaga anak2nya setiap ada acara kajian.
"suara saya kalah ya dengan suara para penerus kita" canda seorang ustadz di depan micnya saat menjadi pembicara dalam sebuah kajian. volume suara sang ustadz (sudah menggunakan sound system) kalah keras dibandingkan suara anak2 peserta kajian yang sedang riang bercanda di ruangan tempat acara berlangsung.
Tiga tahun lalu, komen seperti ini hampir tidak pernah saya dengar, maklum saat itu acara kajian yang sering saya datangi kebanyakan hanya dihadiri mahasiswa dan pelajar. Jadi tidak pernah saya dengar teman yang curhat nggak fokus dengar kajian karena ngawasin anak atau ustadz yang suaranya dikalahkan suara para mujahid kecil.
Sekarang setelah jadi mantan mahasiswa dan jadi abii baru (baru satu tahun jadi abinya zahid) dimana acara kajian lebih banyak gabung dengan para abahat (?) dan ummahat, komen2 di atas sering mampir di telinga.
Jadi ada ide buat para panitia,
biar kasus di paragraf 1 dan 2 dapat diminimalisir
plus
di satu sisi kita tidak membumihanguskan potensi kreativitas dan kecerdasan anak2 kita,
bagaimana jika di setiap acara yang melibatkan banyak abahat (?) dan ummahat dibentuk seksi baru dalam kepanitian : "seksi pengasuh anak"
bukankah banyak akhwat yang menjadi guru tk atau play group? sekaligus buat sarana latihan para calon ummahat ^_^ selengkapnya...
"suara saya kalah ya dengan suara para penerus kita" canda seorang ustadz di depan micnya saat menjadi pembicara dalam sebuah kajian. volume suara sang ustadz (sudah menggunakan sound system) kalah keras dibandingkan suara anak2 peserta kajian yang sedang riang bercanda di ruangan tempat acara berlangsung.
Tiga tahun lalu, komen seperti ini hampir tidak pernah saya dengar, maklum saat itu acara kajian yang sering saya datangi kebanyakan hanya dihadiri mahasiswa dan pelajar. Jadi tidak pernah saya dengar teman yang curhat nggak fokus dengar kajian karena ngawasin anak atau ustadz yang suaranya dikalahkan suara para mujahid kecil.
Sekarang setelah jadi mantan mahasiswa dan jadi abii baru (baru satu tahun jadi abinya zahid) dimana acara kajian lebih banyak gabung dengan para abahat (?) dan ummahat, komen2 di atas sering mampir di telinga.
Jadi ada ide buat para panitia,
biar kasus di paragraf 1 dan 2 dapat diminimalisir
plus
di satu sisi kita tidak membumihanguskan potensi kreativitas dan kecerdasan anak2 kita,
bagaimana jika di setiap acara yang melibatkan banyak abahat (?) dan ummahat dibentuk seksi baru dalam kepanitian : "seksi pengasuh anak"
bukankah banyak akhwat yang menjadi guru tk atau play group? sekaligus buat sarana latihan para calon ummahat ^_^ selengkapnya...
Labels:
just My Story,
Just Nasihat
SMS Yang Aneh
"Ta'limat untuk ** dan ****** **** **** & ***: Mhn dapat hadir pada Taujih ********** ****** oleh ***** *** ***** ******** Ust Cahyadi T pd hr Sabtu tgl 15 Nov jam 08.30 di Dikjar Jl Setia Budi. Sebarkan!" sebuah sms masuk ke handphone LG KG300 saya.
Sekilas tidak ada yang aneh dengan sms ini, sms ta'limat, sms yang biasa saya terima dari teman2 di organisasi jika ada suatu acara yang sangat urgen untuk dihadiri.
Namun jika ternyata sms itu saya terima pada hari sabtu tanggal 15 Nopember 2008 jam 08.48 wita, tentu cukup aneh. Acaranya kan jam 08.30 wita?
Karena ini sms ta'limat, tidak ada waktu lagi untuk kaget. cucian harus cepat diselesaikan. nasi yang lagi dimasak di rice cooker tidak perlu ditunggu matang (nggak jadi sarapan). bahkan rencana mandi pagi harus diganti hanya dengan wudhu, cuci muka dan sikat gigi. hasilnya? jam 09.00 wita saya sudah siap berangkat.
AlhamduliLLah sejak hari selasa kemarin teman kantor yang sedang tugas ke luar daerah menitipkan motor honda supra-x nya ke saya, jadi perjalanan ke tempat acara tidak membutuhkan banyak waktu. Insya Alloh 10 menit sampai. Maklum, Palu belum seramai Jakarta, di sini bebas macet.
Di atas motor saya mulai bertanya-tanya, kok acara sepenting ini baru diinformasikan 18 menit setelah jadwal acara? bukankah acaranya sudah direncanakan sebelumnya, pembicaranya saja datang dari jawa? Kalo saya naik taksi (sebutan angkot di Palu), saya sampai jam berapa ya? Kalo saat ini saya lagi ada agenda kegiatan? kalo ... AlhamduliLLah sampe juga di Dikjar ^_^ selengkapnya...
Sekilas tidak ada yang aneh dengan sms ini, sms ta'limat, sms yang biasa saya terima dari teman2 di organisasi jika ada suatu acara yang sangat urgen untuk dihadiri.
Namun jika ternyata sms itu saya terima pada hari sabtu tanggal 15 Nopember 2008 jam 08.48 wita, tentu cukup aneh. Acaranya kan jam 08.30 wita?
Karena ini sms ta'limat, tidak ada waktu lagi untuk kaget. cucian harus cepat diselesaikan. nasi yang lagi dimasak di rice cooker tidak perlu ditunggu matang (nggak jadi sarapan). bahkan rencana mandi pagi harus diganti hanya dengan wudhu, cuci muka dan sikat gigi. hasilnya? jam 09.00 wita saya sudah siap berangkat.
AlhamduliLLah sejak hari selasa kemarin teman kantor yang sedang tugas ke luar daerah menitipkan motor honda supra-x nya ke saya, jadi perjalanan ke tempat acara tidak membutuhkan banyak waktu. Insya Alloh 10 menit sampai. Maklum, Palu belum seramai Jakarta, di sini bebas macet.
Di atas motor saya mulai bertanya-tanya, kok acara sepenting ini baru diinformasikan 18 menit setelah jadwal acara? bukankah acaranya sudah direncanakan sebelumnya, pembicaranya saja datang dari jawa? Kalo saya naik taksi (sebutan angkot di Palu), saya sampai jam berapa ya? Kalo saat ini saya lagi ada agenda kegiatan? kalo ... AlhamduliLLah sampe juga di Dikjar ^_^ selengkapnya...
Labels:
just My Story
Kamis, November 06, 2008
Di Palu Baca Tiga Koran Nasional Tiap Pagi ??
Pagi ini seperti biasa saya sempatkan untuk membaca koran. Saya biasa baca tiga koran sekaligus : Republika, Kompas, dan Koran Tempo.
Pasti temen2 di Palu nggak akan percaya kebiasaan rutin saya ini. Karena biasanya koran2 nasional semacam kompas baru beredar di Palu antara ba'da dzuhur sampai ashar bahkan kalo lagi telat2nya bisa sampe besok harinya. Itu koran Kompas. Apalagi koran Republika atau Koran Tempo, mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi untuk sampai di kota Palu.
Lalu gimana bisa saya baca 3 koran nasional rutin tiap pagi padahal koran2 nya belum beredar di Palu? jawabannya ada di epaper.republika.co.id, epaper.kompas.com, dan epaper.korantempo.com
Tiap pagi, saya baca tiga koran itu di situs e-paper masing-masing. E-Paper = koran elektronik. Jadi ya seperti baca koran biasa aja, cuma bedanya kita bacanya di layar monitor dan gratis euy, bisa di save lagi artikelnya.
selengkapnya...
Pasti temen2 di Palu nggak akan percaya kebiasaan rutin saya ini. Karena biasanya koran2 nasional semacam kompas baru beredar di Palu antara ba'da dzuhur sampai ashar bahkan kalo lagi telat2nya bisa sampe besok harinya. Itu koran Kompas. Apalagi koran Republika atau Koran Tempo, mungkin butuh waktu yang lebih lama lagi untuk sampai di kota Palu.
Lalu gimana bisa saya baca 3 koran nasional rutin tiap pagi padahal koran2 nya belum beredar di Palu? jawabannya ada di epaper.republika.co.id, epaper.kompas.com, dan epaper.korantempo.com
Tiap pagi, saya baca tiga koran itu di situs e-paper masing-masing. E-Paper = koran elektronik. Jadi ya seperti baca koran biasa aja, cuma bedanya kita bacanya di layar monitor dan gratis euy, bisa di save lagi artikelnya.
selengkapnya...
Labels:
Just Info,
just My Story
Rabu, November 05, 2008
Kabar Palu Pagi Ini
Kabar Palu pagi ini tidak berbeda dengan hari-hari yang lalu, masih sering mati lampu. Kemarin aja mati lampu dari jam 12 malam sampai jam 5 pagi, terus siang mati lagi sampai sore, terus sebelum maghrib sampai jam 10-an malam.
Pagi ini, kerjaan di kantor masih senggang, belum banyak. Sambil ngisi waktu di kantor saya sempat chating dengan sahabat lama di kampus dulu. Saat chating saya kenalan dengan seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir yang ternyata berasal dari Palu. Di Mesir saat itu jam 05 pagi.
Beliau sudah 4 tahun kuliah di sana ngambil jurusan Syariah and Law, sekarang dalam proses menyelesaikan S1. Insya Alloh beliau akan kembali ke nusantara setelah menyelesaikan S2 nya di sana. Banyak hal yang saya dapat dari chating dengan beliau. Alhamdulillah nambah satu saudara lagi :)
Pagi ini, saya juga mulai investasi di Takaful Link Alia salah satu produk Asuransi Takaful. Mudah2an bisa jadi Muslim yang kaya, karena muslim yang kaya selalu selangkah lebih maju dalam meraih pahala dari muslim yang pas2an, sebagaimana dulu para sahabat Rasulullah selalu berlomba2 untuk melakukan kebajikan sehingga suatu ketika sahabat yang fakir merasa kalah dari sahabat yang kaya.
selengkapnya...
Pagi ini, kerjaan di kantor masih senggang, belum banyak. Sambil ngisi waktu di kantor saya sempat chating dengan sahabat lama di kampus dulu. Saat chating saya kenalan dengan seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir yang ternyata berasal dari Palu. Di Mesir saat itu jam 05 pagi.
Beliau sudah 4 tahun kuliah di sana ngambil jurusan Syariah and Law, sekarang dalam proses menyelesaikan S1. Insya Alloh beliau akan kembali ke nusantara setelah menyelesaikan S2 nya di sana. Banyak hal yang saya dapat dari chating dengan beliau. Alhamdulillah nambah satu saudara lagi :)
Pagi ini, saya juga mulai investasi di Takaful Link Alia salah satu produk Asuransi Takaful. Mudah2an bisa jadi Muslim yang kaya, karena muslim yang kaya selalu selangkah lebih maju dalam meraih pahala dari muslim yang pas2an, sebagaimana dulu para sahabat Rasulullah selalu berlomba2 untuk melakukan kebajikan sehingga suatu ketika sahabat yang fakir merasa kalah dari sahabat yang kaya.
Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya kaum fakir dari golongan sahabat-sahabat Muhajirin sama mendatangi Rasulullah s.a.w. lalu mereka berkata, "Orang-orang yang berharta banyak itu sama pergi - yakni meninggal dunia - dengan membawa derajat yang tinggi-tinggi serta kenikmatan yang kekal."
Rasulullah s.a.w. bertanya: "Mengapa demikian?"
Orang-orang itu menjawab: "Karena mereka dapat bersembahyang sebagaimana kita juga bersembahyang, mereka berpuasa sebagaimana kita berpuasa, mereka bersedekah, sedangkan kita tidak dapat bersedekah dan sedangkan mereka dapat memerdekakan - hambasahaya - dan kita tidak dapat memerdekakan itu."
Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: "Sukakah engkau semua saya beritahukan akan sesuatu amalan yang dengannya itu engkau semua dapat mencapai pahala orang yang mendahuluimu dan pula dapat mendahului orang yang sesudahmu. Juga tiada seorangpun yang menjadi lebih utama daripadamu semua, melainkan orang yang mengerjakan sebagaimana amalan yang engkau semua lakukan ini?"
Para sahabat menjawab: "Baiklah, ya Rasulullah."
Beliau kemudian bersabda lagi, "Bacalah tasbih - Subhanallah, takbir - Allah Akbar - dan tahmid - Alhamdulillah - setiap selesai bersembahyang sebanyak tigapuluh tiga kali masing-masing."
Selanjutnya kaum fakir dari golongan sahabat Muhajirin itu kembali mendatangi Rasulullah s.a.w. lalu mereka berkata, "Saudara-saudara kita golongan yang hartawan-hartawan itu telah mendengar mengenai apa yang kita kerjakan ini, oleh sebab itu merekapun mengerjakan sebagai yang kita lakukan itu."
Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: "Yang sedemikian itu adalah keutamaan Allah yang dlkaruniakan oleh Nya kepada siapa saja yang dikehendaki."
(Muttafaq 'alaih)
selengkapnya...
Labels:
just My Story
Rabu, Oktober 29, 2008
Berkelana ke kota Az Zahra, Cordova, Spanyol
Pagi ini saat membaca artikel di dakwatuna.com ada sebuah artikel mengenai masjid tertua yang ditemukan di Spanyol tepatnya di kota Cordova. Dahulu, kota Cordova merupakan bagian dari pemerintahan Islam di Andalusia. Umat muslim menaklukkan Andalusia pada tahun 711 M. di bawah komando Panglima Thariq bin Ziad, setelah melewati gunung dengan membawa perahu besar di kota Thonjah sebelah utara Maroko, yang kemudian gunung itu dinamai “Jabal Thariq” sebelah selatan wilayah Andalusia.
Setelah membaca artikel tersebut, ada keingintahuan yang sangat pada diri saya untuk mengetahui letak dan foto2 kota Cordova khususnya kota Az Zahra yang diceritakan dalam artikel.
Dengan bantuan Google Earth saya mulai menjelajahi bola dunia untuk mencari kota Cordova dan kota Az Zahra di Spanyol. Berikut gambar2 hasil penjelajahan saya tersebut :
1. Letak kota Cordova
Kota Cordova terletak di selatan Spanyol antara kota Madrid di utara dan selat Gilbatar yang merupakan pemisah benua Afrika dan Eropa di selatan.
Melihat lokasi kota ini kita bisa lihat betapa luar biasanya semangat para salafus shalih (orang2 shalih terdahulu) yang dipimpin panglima Thariq bi Ziad dalam menyebarkan Islam.
2. Kota Cordova dari Udara

3. Masjid Cordova

4. Madine Az Zahra (Kota Az Zahra) di Cordova


itulah hasil berkelana sambil tafakkur ke kota Az Zahra, Cordova, Spanyol yang insya Alloh memberikan semangat kita untuk senantiasa menuntut ilmu dan berdakwah di jalan Alloh sebagaimana telah dicontohkan para salafus shalih.
sumber foto : google earth, www.panoramio.com, www.flickr.com
selengkapnya...
Setelah membaca artikel tersebut, ada keingintahuan yang sangat pada diri saya untuk mengetahui letak dan foto2 kota Cordova khususnya kota Az Zahra yang diceritakan dalam artikel.
Dengan bantuan Google Earth saya mulai menjelajahi bola dunia untuk mencari kota Cordova dan kota Az Zahra di Spanyol. Berikut gambar2 hasil penjelajahan saya tersebut :
1. Letak kota Cordova
Kota Cordova terletak di selatan Spanyol antara kota Madrid di utara dan selat Gilbatar yang merupakan pemisah benua Afrika dan Eropa di selatan.Melihat lokasi kota ini kita bisa lihat betapa luar biasanya semangat para salafus shalih (orang2 shalih terdahulu) yang dipimpin panglima Thariq bi Ziad dalam menyebarkan Islam.
2. Kota Cordova dari Udara

3. Masjid Cordova
4. Madine Az Zahra (Kota Az Zahra) di Cordova


itulah hasil berkelana sambil tafakkur ke kota Az Zahra, Cordova, Spanyol yang insya Alloh memberikan semangat kita untuk senantiasa menuntut ilmu dan berdakwah di jalan Alloh sebagaimana telah dicontohkan para salafus shalih.
sumber foto : google earth, www.panoramio.com, www.flickr.com
selengkapnya...
Labels:
just Hikmah,
Just Info,
just Kajian,
just My Story
Minggu, Oktober 26, 2008
PALU = PAdam meluLU
Jl. Basuki Rahmat, Kota Palu
24 Oktober 2008
04.00 Wita Listrik menyala
10.00 Wita Listrik padam
13.30 Wita Listrik menyala
19.00 Wita Listrik padam
25 Oktober 2008
03.00 Wita Listrik menyala
07.00 Wita Listrik padam
11.00 Wita Listrik menyala
14.00 Wita Listrik padam
19.00 Wita Listrik menyala
itu cuma catatan kecil saya dalam dua hari ini.
selama satu minggu terakhir ini Palu mulai 'kumat'.
terangnya kota ini tidak jauh lebih lama dari gelapnya.
menyedihkan T_T ...
selengkapnya...
24 Oktober 2008
04.00 Wita Listrik menyala
10.00 Wita Listrik padam
13.30 Wita Listrik menyala
19.00 Wita Listrik padam
25 Oktober 2008
03.00 Wita Listrik menyala
07.00 Wita Listrik padam
11.00 Wita Listrik menyala
14.00 Wita Listrik padam
19.00 Wita Listrik menyala
itu cuma catatan kecil saya dalam dua hari ini.
selama satu minggu terakhir ini Palu mulai 'kumat'.
terangnya kota ini tidak jauh lebih lama dari gelapnya.
menyedihkan T_T ...
selengkapnya...
Labels:
just My Story
Minggu, Oktober 19, 2008
2 TAHUN KELILING SULAWESI
Makassar [Nov ’06 - Nov ‘07]
Perjalanan di Sulawesi diawali di bandara Hasanuddin, Makassar pada tanggal 29 Oktober 2006. Setelah menepuh perjalanan selama + 2 jam dari kota kelahiranku Jakarta dengan menggunakan jasa Mandala Airlines.
Dalam rangka pekerjaan, untuk pertama kalinya sejak lahir, saya akan tinggal dalam waktu yang lama di luar Jakarta. Cukup mengharukan, karena saya harus berpisah dengan keluarga, sahabat, dan bidadariku yang baru 71 hari kupinang dan untuk saat ini belum saya bawa serta ke Makassar. Rencananya, 1-2 bulan survey cari kontrakan dan mengenal lingkungan kota Makassar yang katanya ‘seram’, setelah itu tiba waktunya menjemput bidadariku :) ...
Makassar kota yang cukup besar, tapi tetap tak sebesar Jakarta. Dua hari ke depan, bersama satu orang teman yang juga baru ditugaskan di Makassar, Nanang Findhi Ismail, kami disediakan sebuah kamar di mess belakang kantor. Dalam waktu tersebut kami harus secepatnya mencari tempat tinggal : bisa kos, kontrakan, ato syukur2x apartemen (he8x).
Alhamdulillah, kami dapat bantuan dari teman satu kantor. Kami berdua diijinkan menempati salah satu rumahnya sampai kami dapat tempat tinggal yang layak. Rumahnya cukup bagus. Ada dua kamar tidur, perlengkapan rumah tangga, perabotan, tv, dll.
Akhir Desember ’06, tiba waktunya menjemput bidadariku. Insya Allah rencana awal sudah dipenuhi: (1) Kontrakan dan (2) Pengenalan Lingkungan.
Kontrakan Alhamdulillah udah dapet : Rumah teman kantor yang saya tempati sama Nanang setelah dua hari nginap di mess. Alhamdulillah umah teman tersebut akhirnya dikontrakin setelah saya nego, setahun Rp5 juta, dibayar 2x, maklum gaji dari kantor sangat ngepas untuk hidup pas-pasan, jadi belum punya tabungan yang mencukupi. Sedangkan Nanang pindah ke kos2an dekat Universitas Negeri Makassar (UNM : orang Makassar nyebutnya ‘UNEM’ atau IKIP)
Untuk pengenalan lingkungan, Alhamdulillah udah mulai memahami Makassar dan para penghninya. Secara umum fasilitas di kota ini cukup komplit, macetnya nggak kayak di Jakarta, kotanya tidak seluas Jakarta jadi kemana-mana cukup dekat, rute angkot agak ‘aneh’ jadi setiap naik angkot harus ditanya dulu “lewat sini nggak pak...?” dan tarifnya flat : jauh-dekat IDR 2,000, kotanya panas euy, dan orang2nya cukup banyak – nggak semua – yang ‘keras’.
[Insya Alloh nanti nyambung lagi ...]
selengkapnya...
Labels:
just My Story
Langganan:
Komentar (Atom)
